Dosa dalam Kemasan Ilmu Matematika (bagian 2)

Seorang lelaki gemuk berdiri di booth "Lotto" di sebuah kios di pinggir jalan. Ia memegang pensil dan memegang 2 lembar kertas seukuran berisi angka-angka. Lalu, lelaki itu menyilang angka demi angka. Kemudian, lelaki berbaju abu-abu membayar 100 Euro (sekitar 1.4 juta rupiah) dan menyerahkan hasilnya ke kasir itu. Ketika lelaki berusia 35 tahun itu keluar,... Continue Reading →

Dosa dalam Kemasan Ilmu Matematika (Bagian 1)

Sudah kurang lebih 15 tahun, aku memperlajari ilmu angka-angka. Banyak sekali ilmu-ilmu abstrak itu disimpan satu demi satu dalam memori ku.  Dari bagaimana menghitung 1 + 1 hingga menyelesaikan sebuah persamaan y' + 2xy = - 3 + 2x.   15 Tahun itu hanyalah belajar matematika secara general, mendasar dan belum sedalam orang-orang di luar sana.... Continue Reading →

Memanggil Kembali Ilmu yang Hilang 

Sudah hampir 20 tahun, gue bermain dengan ilmu yang penuh ketidakpastian. Angka-angka, simbol-simbol dan pembuktian dilahap dengan nikmat, meski ada yang harus dimuntahkan karena sama sekali tak lezat. Bilangan Fibonacci, Cacing-Cacing Integral, hingga berapa peluang nyokap gue dapet arisan di rumah si Fulanah sudah tersimpan di luar kepala. Walau begitu, gue kadang-kadang lupa cara ngerjain... Continue Reading →

Bandar Judi: Intuisi vs Kalkulasi Bagian 1

Waktu di jam tangan sudah menunjukkan pukul 8. 15. Aku segera berusaha berlari menuju ruang kelas A8 0.01, agar saya tidak tertinggal terlalu banyak materi Analysis 3 tentang Mass and Integration Theory. Beberapa saat, saya mendorong pintu sekencang-kencangnya dan duduk 3 baris dari belakang. Aku terkejut dengan tema yang disampaikan pak Martin. Biasanya dia bermain... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑