Matematika adalah Sebagian dari Mimpi Buruk Anak

Aku duduk di atas kursi kayu, meluruskan kedua kaki dan dikelilingi oleh ibu Indah dan bapak Bambang dan anak didik mereka. Saya memulai berbagi kisah hidup di negeri panser. "Perkenalkan aku Rakan Abyan. (aku) Biasa dipanggil Rakan. Kuliah di Technische Hochschule Mittelhessen jurusan Matematika Ekonomi .... Sebelum (aku) sharing gimana sih kuliah di Jerman, ada yang... Continue Reading →

Advertisements
Featured post

Dosa dalam Kemasan Ilmu Matematika (bagian 2)

Seorang lelaki gemuk berdiri di booth "Lotto" di sebuah kios di pinggir jalan. Ia memegang pensil dan memegang 2 lembar kertas seukuran berisi angka-angka. Lalu, lelaki itu menyilang angka demi angka. Kemudian, lelaki berbaju abu-abu membayar 100 Euro (sekitar 1.4 juta rupiah) dan menyerahkan hasilnya ke kasir itu. Ketika lelaki berusia 35 tahun itu keluar,... Continue Reading →

Dosa dalam Kemasan Ilmu Matematika (Bagian 1)

Sudah kurang lebih 15 tahun, aku memperlajari ilmu angka-angka. Banyak sekali ilmu-ilmu abstrak itu disimpan satu demi satu dalam memori ku.  Dari bagaimana menghitung 1 + 1 hingga menyelesaikan sebuah persamaan y' + 2xy = - 3 + 2x.   15 Tahun itu hanyalah belajar matematika secara general, mendasar dan belum sedalam orang-orang di luar sana.... Continue Reading →

Memanggil Kembali Ilmu yang Hilang 

Sudah hampir 20 tahun, gue bermain dengan ilmu yang penuh ketidakpastian. Angka-angka, simbol-simbol dan pembuktian dilahap dengan nikmat, meski ada yang harus dimuntahkan karena sama sekali tak lezat. Bilangan Fibonacci, Cacing-Cacing Integral, hingga berapa peluang nyokap gue dapet arisan di rumah si Fulanah sudah tersimpan di luar kepala. Walau begitu, gue kadang-kadang lupa cara ngerjain... Continue Reading →

Bandar Judi: Intuisi vs Kalkulasi Bagian 1

Waktu di jam tangan sudah menunjukkan pukul 8. 15. Aku segera berusaha berlari menuju ruang kelas A8 0.01, agar saya tidak tertinggal terlalu banyak materi Analysis 3 tentang Mass and Integration Theory. Beberapa saat, saya mendorong pintu sekencang-kencangnya dan duduk 3 baris dari belakang. Aku terkejut dengan tema yang disampaikan pak Martin. Biasanya dia bermain... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑